Seorang Pelatih basket berkata di salah satu scene dalam film ini: "Kau tak bisa menang dengan pemain Negro. Memang, mereka bisa melompat, tetapi tak bisa memimpin. Tak bisa mengatasi tekanan. Tak punya cukup kecerdasan." kalimat bernada serupa juga akan banyak kita jumpai ketika menonton film yang di Sutradarai oleh James Gartner ini.
Menonton film ini akan terasa lazim kalau kita sudah biasa menonton film bergenre Sport yang di campur dengan bumbu Dramatis. unsur intrisik dan ekstrinsik yang memotivasi tak pelak menjadi salah satu hal vital pengukur keberhasilan, berdasar keinginan pasar yang menuntut agar "pesannya dapat".
Apa yang pertama kita pikirkan ketika meyebutkan kata "Bola Basket"; jaring, ring, dan pemain yang tinggi-tinggi. jika berdasar tempat, kemungkinan besar akan merujuk pada Amerika Serikat. ya, AS merupakan kiblat bagi olahraga yang dimainkan oleh 5 lawan 5 pemain ini, tentu saja karena memiliki National Basketball Association (NBA), liga bola basket pria yang mendunia karena sistem kompetisinya dan tentu saja para pemain bertalenta bak aktor dalam film-film Hollywood ketika mereka beraksi di lapangan. Gaji yang melimpah, ketenaran, dan karir yang menjanjikan adalah hal-hal yang akan diperoleh jika bermain di liga ini. orang-orang yang awam tentang basket Amerika biasanya banyak bertanya tentang darimana pemain-pemain ini berasal, inilah salah satu keuntungan bagi warga Amerika yang ingin menjenjang karir sebagai atlit bola basket, pembibitan talenta dari mulai Junior High School, Senior High School, Sampai jenjang College mereka garap dengan serius dengan menggelar kompetisi-kompetisi bergengsi yang menjadi salah satu indeks prestasi tertinggi untuk daya tarik masyarakat masuk ke institusi pendidikan di Amerika.
Merekrut dan Bertaruh
Glory Road film yang di garap based on a true story yang menceritakan perjalanan karir tim basket kampus Texas Western Miners dalam ajang National Collegiate Athletic Associoation (NCAA) untuk kategori Bola Basket pada tahun 1965-1966, yang merupakan kompetisi Bola Basket antar Kampus di Amerika. Don Haskins (Josh Lucas), yang awalnya adalah pelatih basket tim putri di sebuah SMA di Forth Worth, Texas, direkrut untuk melatih di Texas Western Miners, Universitas kecil di pinggiran Texas yang tidak diunggulkan pada kompetisi divisi 1 NCAA karena terkendala materi pemain, dana dan fasilitas yang kurang untuk menunjang prestasi tim basket Universtas ini. Don haskins yang tidak begitu puas dengan materi pemain yang ada, tentu saja harus melakukan scouting (perekrutan) di kampus lain untuk membuat tim yang dilatihnya menjadi lebih kuat dan bisa juara.
Merekrut pemain dari Univeritas lain adalah salah satu halangan bagi Don untuk memenuhi kuota pemain yang dia butuhkan, 7 pemain handal yang dibutuhkan tak kunjung terpenuhi, dengan satu alasan logis pemain yang ingin direkrutnya tidak mau bergabung, karena mereka ingin menang. bergabung dengan tim Don Haskin sama dengan mempertaruhkan karir basket mereka kedepannya, Universitas pinggiran yang tidak memiliki Track Record prestasi yang baik bisa saja menjadi penghalang untuk terus berkarir menjadi seorang atlit basket Profesional.
Di salah satu proses perekrutan di Kota Kansas, setelah menerima penolakan dengan alasan yang sama, Don menyaksikan pertandingan dan mendapati seorang pemain cadangan, yang menurutnya mempunyai skill yang memumpuni dan ingin direkrutnya. inilah awal dari pemecahan masalah dalam tim Don Haskins, untuk merekrut pemain bagus tidak harus memilih pemain kulit putih yang menjadi peraturan tidak tertulis untuk berlaga di kompetisi NCAA Divisi 1 wilayah selatan, seperti kata kolega perekrutnya, Ross moore (Red West), karena merekrut 7 pemain kulit hitam bisa membahayakan karirnya dan juga moe (Evan Jones), kolega perekrutan lainnya. pada saat itu memang yang menjadi sorotan hanyalah para pemain kulit putih, mereka diberikan kesempatan bermain di lapangan lebih banyak jika berkulit putih, kursi cadangan dan kesempatan bermain lebih sedikit hanya untuk pemain berkulit hitam. tidak bisa mengatasi tekanan dan tidak bisa memimpin adalah alasan para pelatih untuk mendiskriminasi para pemain kulit hitam. Don Haskins dan koleganya dengan menjanjikan beasiswa penuh dan penempatan pada squad inti dalam tim. Don Haskins berhasil merekrut 7 pemain kulit hitam dari berbagai daerah di Amerika, berbekal alasan jika pemain yang dibutuhkannya bisa bermain dengan bagus, tidak peduli warna kulitnya apa. Dengan perekrutan yang kontroversial, keputusan Don sama dengan bertaruh, jika tak menang dan tak berhasil, jangan harap dianggap sebagai pahlawan emansipasi terhadap diskriminasi kulit hitam, karir kepelatihannya juga dia pertaruhkan.
Diskriminasi Didalam dan Diluar Lapangan
7 pemain pilihan Don Hanskins tentu saja mengalami diskriminasi, masuk ke Universitas yang mayoritas mahasiswa/i berkulit putih menjadikan mereka "berbeda" dari yang lain, jadi bahan pandangan dari asrama ke kelas, ketika makan di kantin jadi bahan pandangan yang susah diartikan antara penasaran atau jijik, penyokong dana untuk mendukung fasilitas tim juga sebenarnya tidak menginginkan ke-7 pemain itu bermain untuk tim yang dia danai, bahkan rekan satu tim mereka berkata kalau dia baru pertama kali melihat orang-orang seperti mereka (kulit hitam).
Penggambaran para pemain basket kulit hitam yang umumnya berasal dari lingkungan tempat tinggal pekerja kasar, menimbulkan kesan pada orang keturunan african-american yang mengandalkan otot tapi minim itelegensi pada film ini. sisa-sisa pemikiran kulit hitam adalah budak dan kalangan rendahan masih kental, meski perbudakan di Amerika telah di proklamasikan berakhir 100 tahun yang lalu berdasar pada latar film ini.
Beberapa hal yang kemudian menjadi menarik ketika tim yang di usung Don haskins menjadi primadona di dunia basket kampus di Amerika, tim pinggiran yang beranggotakan 7 pemain kulit hitam dan 5 pemain kulit putih menyapu bersih setiap pertandingan yang mereka lewati dengan kemenangan, dan hampir di setiap kemenangan tim, pemain kulit hitam yang menjelma sebagai bintang lapangan. Semakin tenar nama mereka semakin benci pula orang-orang, ancaman demi ancaman yang mereka terima baik tim, individual, dan Don haskins pun juga kena ancaman melalui surat kaleng berisi makian dan ancaman yang diterima istrinya Mary Haskins (Emily deschanel). Menjadi tim basket primadona yang beranggotakan lebih separuh kulit hitam menjadi sejarah pertama kalinya di kompetisi basket NCAA, animo masyarakat yang kaget dan belum terbiasa, seperti ada kaum minoritas yang mengambil kedudukan yang seharusnya ditempati kaum mayoritas.
Dalam tim basket Texas western miners diskriminasi yang sebaliknya malah terjadi, 5 pemain kulit putih yang sebelum datangnya pemain kulit hitam malah paling sering duduk di bangku cadangan. akibat dari tekanan dan sikap lingkungan yang tidak menerima, para pemain kulit hitam melakukan balasan atas apa yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak menyukai mereka pada rekan tim sendiri, konflik menyeruak, tidak mengoper bola pada pemain kulit putih dan menjadikan permainan tidak kompak menjadi penanda mereka sangat tertekan dengan diskriminasi dan ancaman yang mereka terima, walaupun sebenarnya dalam film ini para pemain kulit putih Texas western miners tidak melakukan hal-hal diskriminatif pada rekan satu tim yang berkulit hitam, track record kemenangan hancur setelah menelan kekalahan perdana sebelum partai final akan di helat. Adegan-adegan akhir film ini seakan menjadi pemutar balik pemahaman tentang diskriminasi pada para pemain kulit hitam, bahwa mereka bisa mendiskriminasi dengan talenta yang mereka punya, hal itu di amini oleh Don Hanskins yang hanya memainkan 7 pemain kulit Hitam di laga final divisi 1 NCAA antara Texas Western miners vs Kentucky. Texas Western miners menang dengan hanya memainkan 7 orang pemain kulit hitam melawan kentucky yang seluruhnya adalah pemain kulit putih, yang seakan menjadi pesan bagi dunia basket kampus di Amerika.
Makin Manis dengan Testimoni
Ketika selesai menonton Glory Road atau film-film se-genre, penonton biasanya akan bertanya-tanya, apa yang terjadi kemudian?, apa yang kini mereka lakukan?, maka untuk menangkal rasa penasaran penonton, Glory Road, di akhir film sebelum Credit Title muncul, adegan dengan latar pemain keluar satu-satu dari pesawat kemudian di ikuti tag line yang menjelaskan kehidupan mereka setelah selesai kuliah, tentu saja karir kepelatihan Don Haskins setelah itu. tak lupa di sela nama-nama di Credit Title yang out frame, disampingnya muncul layar kecil yang berisi testimoni orang-orang yang menjadi pelaku langsung dalam film ini. lihat saja, diantaranya ada testimoni Don haskins yang asli, para pemain kulit hitam Texas Western Miners yang asli, juga ada Pat Riley (presiden klub Basket NBA, Miami Heat) yang dulunya adalah pemain Kentucky, lawan Texas Western Miners di final. dalam testimoninya Pat Riley sempat bilang "kami telah menjadi dari sesuatu yang lebih besar dari sekedar 5 pemain hitam dan 5 pemain putih", bijak sekali beliau. bijak juga James Gartner, saking ingin menguatkan isi film yang based on true story dengan testimoni pelaku langsungnya, dia membuat penonton teralih melihat testimoni daripada Credit Title.
Glory Road | 2006 | Durasi: 118 Menit | Sutradara: James Gartner | Negara: Amerika |
Pemeran: Josh Lucas, Derek Luke, Austin Nichols, Jon Voight, Evan Jones, Alphonso McAuley, Mehcad Brooks, Sam jones III, Damaine Radcliff, Emily Deschanel

http://mybloggeroperaqq.blogspot.com/2018/01/tanggapan-bupati-azwar-anas-soal.html
ReplyDeletehttp://mybloggeroperaqq.blogspot.com/2018/01/dahsyatnya-topan-bom-di-as-hiu-membeku.html
♥ ♠ ♦ ♣ OPERAQQ.NET ♥ ♠ ♦ ♣
Kami Hadirkan Permainan Baru 100% FAIR PLAY Dari OperaQQ.org :) 1 ID Untuk 7 Games :
- Domino99
- BandarQ
- Poker
- AduQ
- Capsa Susun
- Bandar Poker
- Sakong Online
Nikmati Bonus-Bonus Menarik Yang Bisa Anda Dapatkan Di Situs Kami OperaQQ.info Situs Resmi, Aman Dan Terpercaya ^^ Keunggulan OperaQQ.net :
- Tingkat Persentase Kemenangan Yang Besar
- Kartu Anda Akan Lebih Bagus
- Bonus TurnOver Atau Cashback 0.3% Di Bagikan Setiap 5 Hari
- Bonus Referral Dan Extra Refferal Seumur Hidup
- Minimal Deposit & Withdraw Hanya 20.000,-
- Tidak Ada Batas Untuk Melakukan Withdraw/Penarikan Dana
- Pelayanan Yang Ramah Dan Memuaskan
- Dengan Server Poker-V Yang Besar Beserta Ribuan pemain Di Seluruh Indonesia,
- Operaqq.net Pasti Selalu Ramai Selama 24 Jam Setiap Harinya.
- Permainan Menyenangkan Dengan Dilayani Oleh CS cantik, Sopan, Dan Ramah.
Fasilitas BANK yang di sediakan :
- BCA
- Mandiri
- BNI
- BRI
- Danamon
Tunggu Apa Lagi Guyss..
Let's Join With Us At Operaqq.net ^^
Untuk info lebih jelas silahkan hubungi CS kami :
- BBM :D60ED5D7
- WHATSAPP :+855 964 93 0279
- LINE : operaqq
Link Alternatif :
- www.operaqq.net
- www.operaqq.info
- www.operaqq.org
NB : untuk login android / iphone tidak menggunakan www lagi boss ^_^